Kandangan, 26 Oktober 2026 – RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan sukses menyelenggarakan peringatan Hari Stroke Sedunia (World Stroke Day) Tahun 2026 dengan mengusung tema "Setiap Menit Berharga". Kegiatan yang sarat akan kebersamaan dan kepedulian sosial ini berlangsung meriah dengan dihadiri langsung oleh Direktur RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan, Wakil Direktur Pelayanan, jajaran manajemen, dokter spesialis (khususnya KSM Neurologi), serta tenaga kesehatan, penunjang dan staf.
Acara yang dipusatkan di Aula Lantai 2, Ruang Perawatan Saraf & Stroke Care Unit serta Selasar Gedung Rawat Inap An-Nur ini tidak hanya menjadi ajang edukasi bagi masyarakat dan keluarga pasien, tetapi juga wujud nyata dukungan moril bagi para pasien yang sedang berjuang melawan stroke.
Rangkaian Acara Peringatan Hari Stroke Sedunia 2026

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan laporan serta sambutan dari Ketua KSM Neurologi RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Dalam sambutannya, dr. Rustina Idawarti, Sp.S, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak baik manajemen maupun seluruh tim profesional yang telah bekerjasama dengan baik sehingga dapat mengantarkan layanan stroke menjadi yang terbaik. Hal ini terbukti dari diraihnya apresiasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (PERDOSNI) kepada RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandagan sebagai Pemberi Pelayanan Stroke Terbaik 2025 kategori Rumah Sakit Daerah se–Indonesia. Selain itu penghargaan dari World Stroke Organization Angels Award yang selalu didapatkan setiap triwulan. Semoga apa yang telah diraih dapat dipertahankan, terlebih lagi ditingkatkan agar RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan dapat menjadi pelopor Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai Kabupaten Siaga Stroke.

Acara dilanjutkan penyampaian sambutan resmi dari Direktur RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan, dr. Hj. Siti Zainab, mengungkapkan rasa bangga atas kinerja tim Stroke RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Beliau juga menyampaikan komitmen manajemen untuk selalu mendukung jalannya program stroke. Semoga penderita stroke di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan umumnya Kalimantan Selatan dapat ditangani dengan cepat dan tepat, serta masyarakatnya memiliki kesadaran terkait pencegahan maupun penanganan stroke dengan baik.
Adapun tiga agenda utama yang menjadi pusat perhatian dalam kegiatan ini meliputi:

1. Seremoni Syukuran dan Doa Bersama. Sebagai wujud rasa syukur, manajemen bersama para dokter spesialis, tenaga kesehatan, dan tamu undangan melaksanakan seremoni syukuran serta doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Royani. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mempererat kebersamaan antara tenaga medis dan pasien.

2. Penyerahan Cenderamata kepada Pasien Stroke. Selesai acara seremonial, Direktur, jajaran manajemen, dokter spesialis, beserta para tenaga kesehatan berkeliling mengunjungi ruangan perawatan untuk menyerahkan cenderamata secara langsung kepada para pasien stroke yang sedang dirawat. Aksi ini memberikan suntikan semangat dan senyuman bagi para pasien serta keluarga yang mendampingi.

3. Penyuluhan Kesehatan: "Kenali Stroke, Tangani Segera" Puncak kegiatan diisi dengan penyuluhan kesehatan di aula yang menghadirkan narasumber ahli di bidang neurologi, yaitu dr. Gilang Nispu Saputra, Sp.N, FINA, FMD (Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia Cabang Banjarmasin). Sesi ini diikuti dengan antusias tinggi oleh keluarga pasien melalui diskusi interaktif dan tanya jawab.
Sesi Tanya Jawab & Solusi Praktis
Dalam sesi tanya jawab penyuluhan, terdapat diskusi interaktif yang mengangkat permasalahan sehari-hari di dalam keluarga pasien:
• Pertanyaan: "Bagaimana cara agar suami saya yang saat ini sedang dirawat dapat berhenti merokok, bagaimana cara menegurnya?"
• Solusi & Penjelasan: Pasien yang sedang dalam masa pemulihan biasanya lebih sensitif jika ditegur langsung oleh keluarga. Beberapa langkah yang disarankan oleh narasumber meliputi:
o Meminta bantuan tenaga kesehatan (tenaga kesehatan) untuk ikut memberikan edukasi dan teguran, agar pesannya lebih mudah diterima oleh pasien.
o Menggunakan pendekatan komunikasi yang menyentuh hal paling ditakuti pasien, misalnya kekhawatiran akan dampak buruk asap rokok terhadap kesehatan anak tercinta.
o Menciptakan lingkungan pendukung yang sehat, seperti melarang tamu merokok di dalam rumah guna menghindari paparan asap rokok sekunder.
Edukasi Kesehatan: Kenali Stroke dan Tangani Segera

Melalui materi yang dipaparkan oleh dr. Gilang Nispu Saputra, Sp.N, FINA, FMD, ditekankan pentingnya deteksi dini pada serangan stroke. Stroke adalah kedaruratan medis yang terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, baik karena sumbatan maupun pecahnya pembuluh darah.
1. Kenali Gejala dengan Slogan SeGeRa Ke RS
Masyarakat diimbau untuk segera bertindak jika menemukan gejala stroke mendadak dengan mengingat slogan SeGeRa Ke RS:
• Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, atau sulit menelan air minum secara tiba-tiba.
• Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba.
• Rabicara pelo atau tiba-tiba tidak dapat bicara / tidak mengerti kata-kata / bicara tidak nyambung.
• Kebas atau baal, atau kesemutan separuh tubuh.
• Rabun, pandangan satu mata kabur, terjadi tiba-tiba.
• Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasikan.
2. Pencegahan Melalui Pola Hidup Sehat
Langkah pencegahan utama agar terhindar dari stroke meliputi:
• Seimbangkan Gizi: Makan teratur, batasi konsumsi garam dan lemak, serta perbanyak konsumsi sayur dan buah berserat tinggi.
• Berhenti Merokok: Jauhi rokok sepenuhnya dan hindari paparan asap rokok.
• Kelola Stres: Jaga kesehatan mental dan pastikan waktu istirahat cukup.
• Periksa Kesehatan Secara Berkala: Rutin memantau tekanan darah dan kadar kolesterol.
• Berolahraga Teratur: Lakukan aktivitas fisik sesuai kapasitas tubuh secara konsisten.
Kehadiran lengkap jajaran direksi, manajemen, dokter spesialis, hingga tenaga kesehatan dalam peringatan ini menunjukkan komitmen kuat RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta kepedulian sosial terhadap pencegahan dan penanganan stroke di tengah masyarakat.